KPK Periksa Mantan Dirjen Imigrasi Sebagai Saksi Terkait Kasus Harun Masiku



JAKARTA, - || 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan, terkait kasus yang menjerat Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Disebutkan, pada Jumat (3/1/2025), KPK telah memanggil mantan Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie sebagai saksi. 


Terlihat mantan Direktur Jenderal Imigrasi itu, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk memenuhi panggilan KPK tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.


Saat tiba di gedung KPK, Ronny tampak enggan memberikan banyak komentar kepada media. 


"Nanti saja ya. Setelah pemeriksaan, sabar ya," ujar Ronny singkat. 


Perlu diketahui, Ronny F Sompie menjabat sebagai Dirjen Imigrasi pada saat KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada 8 Januari 2020. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan beserta tujuh orang lainnya. Namun, Harun Masiku berhasil melarikan diri.


Pasca-OTT, Ditjen Imigrasi sempat menyatakan bahwa Harun Masiku terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020, dua hari sebelum operasi berlangsung. Pernyataan itu bertentangan dengan pemberitaan media nasional yang menyebut bahwa Harun Masiku telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020. Bukti rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta mendukung klaim tersebut.


Kegaduhan mengenai keberadaan Harun Masiku memuncak pada 22 Januari 2020, ketika Ditjen Imigrasi akhirnya meralat informasi dan menyatakan bahwa Harun memang telah kembali ke Indonesia. Atas insiden ini, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, yang juga politikus PDIP, mencopot Ronny Sompie dari jabatannya sebagai Dirjen Imigrasi pada 28 Januari 2020. Selain Ronny, Yasonna juga mencopot Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Imigrasi Alif Suaidi, dengan alasan agar tim independen dapat bekerja maksimal dalam menelusuri keterlambatan informasi.


Sebelumnya, Hasto Kristiyanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap memuluskan Harun Masiku seorang calon legislatif PDIP untuk menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Selain itu, Hasto juga diduga terlibat dalam upaya perintangan penyidikan terkait Harun Masiku. Sehingga kasus ini menjadi perhatian publik, karena Harun Masiku hingga kini masih buron. Bahkan banyak  memunculkan berbagai spekulasi, mengenai keberadaan dan perlindungan yang mungkin ia dapatkan.


Kasus ini tidak hanya menyeret nama Ronny Sompie, tetapi juga menimbulkan tanda tanya mengenai keterlibatan Yasonna Laoly. Sebelum Hasto ditetapkan sebagai tersangka, KPK telah memeriksa Yasonna untuk menggali lebih dalam keterlibatannya dalam kasus Harun Masiku. Publik menduga bahwa simpang siur informasi mengenai keberadaan Harun tidak lepas dari upaya melindungi pihak-pihak tertentu.


Hasto Kristiyanto diduga kuat berperan dalam upaya suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk mengatur agar Harun Masiku bisa menggantikan caleg terpilih yang meninggal dunia. KPK juga mendalami dugaan bahwa Hasto berperan dalam menghalangi proses penyelidikan terhadap Harun Masiku. Penetapan Hasto sebagai tersangka semakin menguatkan dugaan adanya skema besar di balik kasus ini.


Kasus Harun Masiku, telah menjadi simbol dari lambannya penegakan hukum terhadap korupsi di Indonesia. Buronnya Harun Masiku selama bertahun-tahun menimbulkan spekulasi mengenai adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu. KPK sendiri mengakui bahwa penangkapan Harun menjadi prioritas utama mereka. Namun, hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.


Boleh jadi, pemeriksaan terhadap Ronny Sompie  mampu memberikan harapan baru, bahwa; KPK yang sekarang ini memang serius dalam menuntaskan kasus tersebut. 


Publik saat ini menanti hasil pemeriksaan dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil KPK, termasuk kemungkinan memanggil kembali Yasonna Laoly untuk dimintai keterangan tambahan.


Ditersangkakannya Hasto Kristiyanto terkait kasus buron Harun Masiku, boleh jadi ujian besar bagi KPK yang sekarang dalam membuktikan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. 


Pemeriksaan terhadap Ronny Sompie, menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap kebenaran di balik kasus ini. Dengan meningkatnya tekanan publik, KPK diharapkan mampu bekerja lebih cepat dan transparan untuk memberikan keadilan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai detail pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ronny. Namun, banyak pihak menduga bahwa Ronny akan dimintai keterangan mengenai peranannya sebagai Dirjen Imigrasi saat Harun Masiku kabur. *(FC-G65)*

Lebih baru Lebih lama